Minggu, 01 September 2019

Motorhead - 1916

Memutar musik kini dapat dilakukan dengan mudah kapan dan di mana saja. Cuma dengan satu smartphone genggam, semua orang bisa mendengarkan musik atau melihat video musik favorit mereka melalui sebuah layanan offline atupun online.

Jika ingin melakukannya secara online, kita musti menyambung dengan koneksi internet untuk bisa memutar setiap lagu yang kita ingin dengarkan.

Ada banyak program pemutar musik juga video musik online yang bisa dipasang ke perangkat smartphone atau komputer. Umumnya layanan tersebut tak berbayar.

Motorhead - 1916

16 years old when I went to the war,
16 tahun ketika saya pergi berperang,
To fight for a land fit for heroes,
Untuk memperjuangkan tanah yang cocok untuk para pahlawan,
God on my side, and a gun in my hand,
Tuhan di sisiku, dan pistol di tanganku,
Chasing my days down to zero,
Mengejar hari-hariku hingga nol,
And I marched and I fought and I bled
Dan saya berbaris dan saya berjuang dan saya berdarah
And I died AND I never did get any older,
Dan saya mati DAN saya tidak pernah bertambah tua,
But I knew at the time, That a year in the line,
Tetapi saya tahu pada saat itu, Bahwa setahun di garis,
Was a long enough life for a soldier,
Adalah kehidupan yang cukup panjang bagi seorang prajurit,

We all volunteered,
Kami semua mengajukan diri,
And we wrote down our names,
Dan kami menuliskan nama kami,
And we added two years to our ages,
Dan kami menambahkan dua tahun ke zaman kita,
Eager for life and ahead of the game,
Bersemangat untuk hidup dan menjelang pertandingan,
Ready for history's pages,
Siap untuk halaman riwayat,
And we brawled and we fought
Dan kami bertengkar dan bertarung
And we whored 'til we stood,
Dan kami bersumpah sampai kami berdiri,
Ten thousand shoulder to shoulder,
Sepuluh ribu bahu-membahu,
A thirst for the Hun,
Haus akan Hun,

We were food for the gun, and that's
Kami adalah makanan untuk pistol, dan itu
What you are when you're soldiers,
Apa yang Anda ketika Anda tentara,
I heard my friend cry,
Saya mendengar teman saya menangis,
And he sank to his knees, coughing blood
Dan dia berlutut, batuk darah
As he screamed for his mother
Saat dia berteriak untuk ibunya

And that's how we died,
Dan itulah bagaimana kita mati,
Clinging like kids to each other,
Menempel seperti anak-anak satu sama lain,
And I lay in the mud
Dan saya berbaring di lumpur
And the guts and the blood,
Dan nyali dan darah,
And I wept as his body grew colder,
Dan saya menangis ketika tubuhnya semakin dingin,
And I called for my mother
Dan aku memanggil ibuku
And she never came,
Dan dia tidak pernah datang,
Though it wasn't my fault
Padahal itu bukan salahku

The day not half over
Hari tidak setengah dari
And ten thousand slain, and now
Dan sepuluh ribu orang terbunuh, dan sekarang
There's nobody remembers our names
Tidak ada yang ingat nama kita
And that's how it is for a soldier.
Dan begitulah untuk seorang prajurit.

Tags: #M #Motorhead #Inggris

 



Previous
Next Post »

Posting Komentar