Selasa, 28 Mei 2019

Paul Simon - Born At The Right Time

Memutar musik kini dapat dilakukan dengan gampang kapan serta di mana saja. Cuma pakai satu perangkat genggam, setiap orang bisa mendengarkan musik atau menonton video musik favorit mereka melalui sebuah layanan offline maupun online.

Jika ingin melakukannya secara online, mereka harus terhubung dengan jaringan internet untuk dapat memutar setiap lagu yang mereka ingin dengarkan.

Ada ribuan aplikasi pemutar musik juga video musik online yang bisa dipasang ke perangkat smartphone atau komputer. Umumnya layanan tersebut dengan gratis.

Paul Simon - Born At The Right Time

Down among the reeds and rushes
Di antara alang-alang dan bergegas
A baby boy was found
Seorang bayi laki-laki ditemukan
His eyes as clear as centuries
Matanya sejelas abad
His silky hair was brown
Rambutnya yang halus berwarna coklat

Never been lonely
Tidak pernah kesepian
Never been lied to
Tidak pernah dibohongi
Never had to scuffle in fear
Tidak pernah harus lari ketakutan
Nothing denied to
Tidak ada yang ditolak
Born at the instant
Dilahirkan pada saat itu juga
The church bells chime
Lonceng gereja berbunyi
And the whole world whispering
Dan seluruh dunia berbisik
Born at the right time
Lahir pada waktu yang tepat

Me and my buddies we are travelling people
Aku dan teman-temanku, kami bepergian
We like to go down to restaurant row
Kami suka turun ke deretan restoran
Spend those Euro-dollars
Habiskan Euro-dolar itu
All the way from Washington to Tokyo
Sepanjang jalan dari Washington ke Tokyo
I see them in the airport lounge
Saya melihat mereka di ruang tunggu bandara
Upon their mother's breast
Di atas payudara ibu mereka
They follow me with open eyes
Mereka mengikuti saya dengan mata terbuka
Their uninvited guest
Tamu tak diundang mereka

Never been lonely
Tidak pernah kesepian
Never been lied to
Tidak pernah dibohongi
Never had to scuffle in fear
Tidak pernah harus lari ketakutan
Nothing denied to
Tidak ada yang ditolak

Tags: #P #Paul Simon #Amerika

 



Previous
Next Post »

Posting Komentar